Selamat Datang di asagenerasiku.blogspot.com, Penyaji materi Pembelajaran Sekolah Dasar dan sederajat, Semoga Bermanfaat

Sabtu, 29 September 2012

MACAM - MACAM KERJASAMA ANTAR NEGARA DAN DAMPAKNYA


 Pengertian Kerjasama Ekonomi Antar Negara
Kerjasama Ekonomi Antar Negara adalah suatu kerjasama dalam bidang ekonomi yang dilakukan oleh suatu Negara dengan Negara lain yang biasanya melibatkan 2 negara atau lebih.

Berdasarkan jumlah negara yang mengadakan, kerja sama ekonomi dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu :
1.    Kerja Sama Ekonomi Bilateral
Kerja sama ekonomi bilateral adalah kerja sama ekonomi antara satu negara dengan negara tertentu. Kerja sama tersebut hanya melibatkan dua negara. Contoh: pinjam-meminjam modal antara Indonesia dengan Jepang, penyederhanaan tenaga kerja antara Indonesia dengan Malaysia.

2.    Kerja Sama Ekonomi Multilateral
Kerja sama multilateral adalah kerja sama yang dilakukan oleh banyak negara. Kerja sama multilateral dibedakan menjadi dua macam, yaitu kerja sama regional dan kerja sama internasional.
a.  Kerja sama regional
     Kerja sama regional adalah kerja sama antara beberapa negara dalam satu kawasan.    
          Contoh : ASEAN, MEE, dan lain-lain.

    b.  Kerja sama internasional
         Kerja sama internasional adalah kerja sama antara negara-negara di dunia dan tidak    
         terbatas dalam satu kawasan. Contoh: IMF, ILO, OPEC, dan lain-lain.

Tujuan Kerjasama Ekonomi Antar Negara
a. Mencukupi kebutuhan dalam negeri
b. Meningkatkan produktivitas dalam negeri
c. Memperluas lapangan kerja
d. Meningkatkan Pendapatan Negara melalui Ekspor
e. Memperkuat rasa persahabatan antar Negara
f. Membantu pertumbuhan ekonomi antar negara
g. Menyeimbangkan Neraca Pembayaran
h. Melindungi Industri Dalam Negeri

Faktor – Faktor Penyebab Timbulnya Kerjasama Antar Negara
a. Persamaan kekayaan Sumber Daya Alam
b. Perbedaan Faktor Produksi
c. Perbedaan Jumlah Penduduk
d. Perbedaan Kondisi Geografis
e. Persamaan Nasib dan Letak Geografis

Dampak Kerjasama Antar Negara

Dampak Positif
a. Peningkatan Devisa Negara (pendapatan negara)
b. Peningkatan produktivitas bagi suatu negara
c. Peningkatan keuangan dan modal untuk melaksanakan pembangunan
d. Peningkatan arus penanaman modal asing ke Indonesia

Dampak Negatif
a. Masuknya tenaga asing
b. Ketergantungan terhadap bantuan asing
c. Kadang terjadi kesalahan dalam pembuatan kebijakan ekonomi